Selamat datang

GMKI LUWUK ►►PERHATIAN WEB INI MASIH TAHAP PERBAIKAN sebagian button mungkin tidak berfungsi!!!

Monday, September 13, 2021

ANGGARAN DASAR

 
GERAKAN MAHASISWA KRISTEN INDONESIA






PEMBUKAAN 

Sesungguhnya Yesus Kristus, Anak Allah dan Juruselamat, ialah Tuhan manusia dan alam semesta. Kehadiran-Nya dalam sejarah ialah perbuatan Allah untuk menebus dan menyelamatkan manusia melalui kematian dan kebangkitan-Nya yang menjadikan semuanya baru dan sempurna. Anugerah-Nya yang dinyatakan dalam karya-Nya memanggil manusia untuk percaya dan mengucap syukur dalam penatalayanan alam semesta, mewujudkan iman, pengharapan dan cinta kasih dalam kehidupan sehari-hari. Roh Kudus menghidupkan persekutuan orang beriman selaku Gereja yang esa, am dan rasuli, yang diutus untuk menyampaikan kabar keselamatan dan pembebasan bagi pembaruan manusia dan alam semesta. Maka menjadi panggilan dan pengutusan setiap warga gereja yang ditempatkan Tuhan di dalam perjalanan sejarah bangsa dan negara Indonesia, untuk menyatakan kehadiran-Nya dalam pemberitaan-Nya dan kehidupan yang bertanggungjawab bersumber pada Alkitab yang menyaksikan Yesus Kristus ialah Tuhan dan Juruselamat di dalam keesaan Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus yang mengerjakan keselamatan manusia untuk mewujudkan kesejahteraan, perdamaian, keadilan dan kebenaran di tengah-tengah Masyarakat, Bangsa dan Negara. Untuk mewujudkan panggilan dan pengutusan dalam kehidupan dan perkembangan perguruan tinggi dan mahasiswa, maka pada tanggal 9 Februari 1950 Mahasiswa Kristen Indonesia yang melanjutkan usaha Christelijke Studenteen Vereeniging op Java, yang berdiri pada tanggal 28 Desember 1932 di Kaliurang untuk mengikutsertakan Gereja dalam pergerakan oikoumene dan perjuangan Bangsa yang dalam revolusi kemerdekaan Indonesia menjelma menjadi Perhimpunan Mahasiswa Kristen Indonesia bersama-sama dengan Christelijke Studenteen Vereeniging pada waktu itu timbul sebagai persekutuan yang baru bersama-sama berjuang menegakkan dan mempertahankan Republik Indonesia, Negara Proklamasi 17 Agustus 1945, kemudian meleburkan diri dan berhimpun dalam satu bentuk persekutuan dengan nama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia yang bergabung dalam World Student Christian Federation.



 Pasal 1 
NAMA, TEMPAT DAN WAKTU 

 

1. Organisasi ini bernama Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia, disingkat GMKI.
2. Organisasi ini berkedudukan di tempat Pengurus Pusat.
3. Organisasi ini berdiri untuk waktu yang tidak ditentukan.

 

Pasal 2 A S A S

 

“Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, organisasi ini berasaskan Pancasila sebagai satu-satunya ASAS”

 

Pasal 3 VISI DAN MISI

 

1. Visi Organisasi ini adalah terwujudnya kedamaian, kesejahteraan, keadilan,   kebenaran, keutuhan ciptaan dan demokrasi di Indonesia berdasarkan kasih. 
2. Misi organisasi ini adalah: 
a. Mengajak mahasiswa dan warga perguruan tinggi lainnya kepada pengenalan akan Yesus Kristus selaku Tuhan dan Penebus dan memperdalam iman dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari. 
b. Membina kesadaran selaku warga gereja yang esa di tengah-tengah mahasiswa dan perguruan tinggi dalam kesaksian memperbaharui masyarakat, manusia dan gereja. 
c. Mempersiapkan pemimpin dan penggerak yang ahli dan bertanggung jawab dengan menjalankan panggilan di tengah-tengah masyarakat, negara, gereja, perguruan tinggi dan mahasiswa, dan menjadi sarana bagi terwujudnya kesejahteraan, perdamaian, keadilan, kebenaran dan cinta kasih di tengah-tengah manusia dan alam semesta.

 

Pasal 4 USAHA

 

Organisasi ini berusaha mencapai visi dan misinya sejalan dengan asas organisasi Pasal 5 STATUS DAN BENTUK ORGANISASI

 

1. Status : Organisasi ini adalah organisasi yang bersifat gerejawi dan tidak merupakan bagian dari organisasi politik. 
2. Bentuk : Organisasi ini berbentuk kesatuan yang mempunyai cabang-cabang di kota-kota perguruan tinggi di Indonesia

 

Pasal 6 KEANGGOTAAN

 

1. Yang diterima menjadi anggota ialah mereka yang menerima visi dan misi serta bersedia menjalankan usaha organisasi 
2. Anggota terdiri dari :  
    a. Anggota biasa 
    b. Anggota luar biasa 
    c. Anggota kehormatan      
    d. Anggota penyokong 
3. Hak Anggota : 
    a. Anggota biasa mempunyai hak suara, hak memilih dan hak dipilih. 
    b. Anggota luar biasa mempunyai hak dipilih dan hak usul. 
    c. Anggota kehormatan dan anggota penyokong mempunyai hak usul. 
4. Kewajiban Anggota : 
    a. Bertanggung jawab mewujudkan visi, misi dan usaha berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi. 
    b. Bertanggung jawab mewujudkan dan membina persekutuan dalam kehidupan organisasi.

 

Pasal 7 ALAT PERLENGKAPAN ORGANISASI

 

1. Organisasi ini mempunyai alat perlengkapan yang terdiri : 
    a. Kongres. 
    b. Pengurus Pusat 
    c. Konperensi Cabang 
    d. Badan Pengurus Cabang 
2. Kongres : 
    a. Kongres adalah badan tertinggi dalam organisasi. 
    b. Kongres berlangsung sekurang-kurangnya satu kali dalam dua tahun. 
3. Pengurus Pusat (PP) : 
    a. Organisasi ini dipimpin oleh Pengurus Pusat. 
    b. Pengurus Pusat dipilih oleh Kongres untuk masa kerja dua tahun 
4. Konperensi Cabang (Konpercab) : 
    a. Konperensi Cabang adalah badan yang tertinggi dalam cabang. 
    b. Konperensi Cabang berlangsung sekurang-kurangnya satu kali dalam dua tahun. 
    c. Konperensi Cabang berlangsung atas panggilan Badan Pengurus Cabang atau atas permintaan sekurangkurangnya dua per tiga jumlah anggota biasa. 
5. Badan Pengurus Cabang (BPC) : 
    a. Cabang dipimpin oleh Badan Pengurus Cabang 
    b. Badan Pengurus Cabang dipilih oleh Konperensi Cabang untuk masa kerja satu atau dua tahun.

 

Pasal 8 KEPUTUSAN PERSIDANGAN

 

1. Keputusan persidangan organisasi ini diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat dengan hikmah kebijaksanaan, dan jika diperlukan diambil berdasarkan pemungutan suara terbanyak. 
2. Pemungutan suara terbanyak dalam Kongres dilakukan dengan satu cabang satu suara.

 

Pasal 9 PERBENDAHARAAN

 

Perbendaharaan organisasi ini diperoleh dari iuran anggota, sumbangan dan pendapatan lain yang sesuai dengan asas, visi dan misi organisasi.

 

Pasal 10 PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

 

1. Perubahan Anggaran Dasar organisasi ini berlaku berdasarkan keputusan Kongres dengan persetujuan sekurangkurangnya tiga per empat jumlah suara utusan yang hadir. 
    a. Usul Perubahan Anggaran Dasar dari Cabang sudah disampaikan kepada Pengurus Pusat selambat-lambatnya empat bulan sebelum Kongres. 
    b. Selanjutnya Pengurus Pusat sudah menyampaikan kepada cabang-cabang selambat-lambatnya dua bulan sebelum Kongres.

 

Pasal 11 PEMBUBARAN

 

1. Organisasi ini dibubarkan berdasarkan keputusan Kongres yang khusus berlangsung untuk maksud tersebut yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya tiga per empat jumlah cabang, serta memperoleh persetujuan sekurang-kurangnya tiga per empat dari jumlah utusan yang hadir. 
2. a. Pengurus Pusat memberitahukan kepada cabang-cabang selambat- lambatnya dua bulan sebelum Kongres Khusus tersebut. 
    b. Kongres Khusus memutuskan mengenai hak milik organisasi.

 

Pasal 12 ATURAN TAMBAHAN

 

Hal-hal yang belum tercakup dalam Anggaran Dasar ini diatur dalam Anggaran Rumah Tangga dan tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar.

 

PENJELASAN ANGGARAN DASAR GERAKAN MAHASISWA KRISTEN INDONESIA

 

PEMBUKAAN

 

Pembukaan mengandung lima alinea. Alinea pertama sampai ketiga merupakan landasan kepercayaan GMKI. Kepercayaan yang dianut tersebut terpusat kepada Yesus Kristus (Christocentris) karena hanya melalui Yesus Kristus sajalah manusia dapat mengenal Allah yang benar. Alinea keempat menunjukkan kesadaran GMKI terhadap apa yang dipercaya dan sekaligus melihat arti panggilannya konteks kepercayaannya terhadap lingkungan di mana ia hidup, yakni “sejarah bangsa dan negara Indonesia”. Dalam alinea ini pula ditekankan tentang ketritunggalan Allah yang merupakan bagian dari kepercayaan Kristen yang Am. Hal ini dimaksudkan agar GMKI dapat terhindar dari ajaran-ajaran sektaris yang tidak mengakui kepercayaan tersebut. Alinea kelima menggambarkan tentang aspek kesejarahan dari kehidupan GMKI. GMKI berawal di saat dimulainya Perguruan Tinggi di Indonesia. Pergerakan Mahsiswa Kristen mengikuti irama kehidupan Perguruan Tinggi dan Masyarakat. Mahasiswa Kristen Indonesia yang tergabung dalam PMKI bersama-sama dengan CSV yang pada waktu itu timbul sebagai persekutuan yang baru, ikut pula berada di arena perjuangan bangsa untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, Negara Proklamasi 17 Agustus 1945 yang pada waktu itu berada dalam ancaman.

 

Pasal 1 NAMA, TEMPAT DAN WAKTU

 

1. Telah jelas. 
2. Bahwa Pengurus Pusat sebagai pengelola organisasi berkedudukan di tempat di mana PP sedang dalam melaksanakan tugasnya secara keseluruhan. 
3. “berdiri” – juncto Pembukaan AD alinea 5 “waktu yang ditentukan” – juncto AD pasal 11 ayat 1.

 

Pasal 2 A S A S

 

Organisasi ini menempatkan Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara adalah menegaskan keyakinan dan penerimaan yang tulus serta tekad untuk mempertahankan, mengamalkan dan melestarikan Pancasila sebagai pandangan hidup dan kepribadian bangsa.

 

Pasal 3 VISI DAN MISI

 

1. Telah jelas 
2. Rumusan misi GMKI mengandung tiga hal yang penting, yakni: 
a. Aspek marturia yakni kesaksian atau mission dari GMKI dan untuk mempertahankan masalah spiritual dalam pelayanannya. 
b. Aspek koinonia yakni persekutuan di mana GMKI akan melaksanakan kegiatan yang mempersatukan dan membaharui kehidupan Gereja, masyarakat dan manusia. 
c. Aspek diakonia yakni pelayanan. Di sini GMKI menempatkan diri selaku organisasi kader yang mempersiapkan pemimpin masa datang. Selain itu pula GMKI menempatkan dirinya selaku sarana perjuangan untuk menciptakan kesejahteraan, perdamaian, keadilan, kebenaran dan cinta kasih di tengah-tengah manusia dan alam semesta. Rumusan visi dan misi GMKI merupakan bagian dari perjuangan GMKI dalam mencapai tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam pembukaan UUD 1945 dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Pasal 4 
USAHA 
Juncto ARTpasal 1.

 

Pasal 5 
STATUS DAN BENTUK ORGANISASI

 

1. Status GMKI menurut ayat ini berarti bahwa GMKI adalah organisasi mahasiswa yang bersifat gerejani. Ia berafiliasi dan seaspirasi dengan Gereja karena dari sana ia lahir. GMKI adalah bagian dari gereja itu sendiri yang berada di tengah-tengah Perguruan Tinggi untuk melaksanakan tugas-tugas gereja. 
2. Bentuk organisasi ini adalah kesatuan. Ini berarti bukan bentuk federasi. Sebagai akibat dari benruk kesatuan tersebut maka harus ada pimpinan tertinggi dan dalam hal ini adalah Pengurus Pusat (juncto AD pasal 7 ayat 3 dan pasal 1 ayat 2). Karena itu Pengurus Pusat selaku pimpinan organisasi adalah pelaksana kebijakan organisasi setelah Kongres. Cabang-cabang adalah pelaksana kebijakan organisasi yang telah ditentukan Pengurus Pusat. Oleh karena itu susunan Badan Pengurus Cabang dilantik dan disahkan oleh Pengurus Pusat (juncto ART pasal 6 ayat 3.b.) dan Badan Pengurus Cabang bertanggung jawab kepada Pengurus Pusat (juncto ART pasal 6 ayat 4.a.). Wewenang pimpinan organisasi ini juga tampak dalam pembentukan dan pembubaran cabang (juncto ART pasal 8).

 

Pasal 6 KEANGGOTAAN

 

1. Menerima visi dan misi tidak berarti telah menjadi Kristen, artinya yang diterima menjadi anggota GMKI bukan hanya mahasiswa Kristen, dan bersedia menjalankan usaha organisasi yang bersumber pada Alkitab. Dengan demikian GMKI membuka/memberi kesempatan kepada mahasiswa lainnya di luar Iman Kristen untuk menjadi anggota GMKI (juncto AD pasal 3 ayat 1). 2. Juncto ART pasal 2ayat 1. 3. Telah jelas. 4. Telah jelas.

 

Pasal 7 ALAT PERLENGKAPAN ORGANISASI

 

1. Telah jelas 
2. a. “Tertinggi” – juncto ART pasal 11. 
    b. “Dua Tahun” – dua tahun kalender yang disesuaikan dengan pelaksanaan Kongres. 
    c. “Permintaan” – permintaan tertulis oleh Badan Pengurus Cabang, disampaikan kepada Pengurus Pusat. 
3. a. Juncto AD pasal 2 dan pasal 5 ayat2. 
    b. “Dua tahun” – dua tahun kalender disesuaikan dengan pelaksanaan Kongres. 4. a. Juncto ART pasal 11 ayat 1 dan pasal 5 ayat 2. 
    b. “Dua tahun” – dua tahun kalender yang disesuaikan dengan pelaksanaan Konperensi Cabang. 
    c. “Permintaan” – permintaan tertulis dari anggota, disampaikan kepada Badan Pengurus Cabang. 
5. a. Juncto AD pasal 1 ayat 2 dan ART pasal 11. 
    b. “Satu atau dua tahun” – tahun kalender disesuaikan dengan pelaksanaan Konperensi Cabang.

 

Pasal 8 KEPUTUSAN PERSIDANGAN

 

1. Keputusan persidangan ini berlaku untuk semua persidangan dalam organisasi kecuali persidangan yang menyangkut perubahan AD (AD pasal 10 ayat 1 ) dan pembubaran organisasi (AD pasal 11 ayat 1 ). 
2. Juncto AD pasal 8 ayat 1. Pasal 9 PERBENDAHARAAN Telah jelas.

 

Pasal 10 PERUBAHAN ANGGARAN

 

1. Juncto AD pasal 8. 
2. Telah jelas.

 

Pasal 11 PEMBUBARAN

 

1. Juncto AD pasal 8 
2.Telah jelas.

 

Pasal 12 ATURAN TAMBAHAN

 

Telah jelas

Thursday, August 26, 2021

TOKOH GMKI

 

TOKOH GMKI


1. Dokter Johannes Leimena

2. Ihromi 

3. Amir Sjarifoedin Harahap

4. Asmara Nababan

5. Binsar Sianipar

6. Binsar Hatorangan Siburian

7. Alexander Litaay

8. Pdt. Dr. S. A. E Nababan, LLD

9. Pdt. WPT. Simamarmata, MA

10. Dr. Drs. Radius Prawiri, Ec., AK


(sebagian belum termuat)

Wednesday, August 25, 2021

Konperensi Study Lokal dan Mapper Anggota Baru GMKI CABANG LUWUK

               BPC, Senior dan Undangan Foto Bersama pada Pembukaan KSL dan Mapper Anggota Baru Di KNPI Luwuk Banggai


Dari Sekretariat GMKI Cabang Luwuk, menjumpai Senior, PANPEL dan Anggota GMKI Luwuk, mengenai kegiatan yg kita sudah laksanakan bersama-sama yaitu Konperensi Studi Lokal & MAPPER anggota baru GMKI Luwuk 24-27 Juni 2021.

 Peserta MAPPER dan yg dikukuhkan itu berjumlah 17 Orang( _Minggu, 27 Juni 2021_ ), maka kami selaku BPC GMKI LUWUK mengucapkan terima kasih kepada Senior, PANPEL, dan Anggota GMKI Luwuk yang sudah boleh memberikan saran, arahan, dan  memberikan bantuan moral dan moril demi terlaksananya kegiatan tersebut.

Kami selaku BPC GMKI Luwuk tidak mampu membalasnya . kiranya Sang Kepala Gerakan selalu menyertai dan memberkati kita .

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) adalah organisasi kemahasiswaan, organisasi kader tempat sekolah latihan bagi mereka yang mau bertanggung jawab untuk melakukan perbuatan baik dalam kontek hidup bergereja, perguruan tinggi serta masyarakat Bangsa dan Negara yang berdiri sejak pada tanggal 9 Februari 1950, dan hadir didaerah Luwuk sejak tahun 1996, GMKI hadir untuk menjawab panggilan dalam melayani di ketiga medan pelayanan yaitu Gereja, Perguruan Tinggi dan Masyarakat. 

Sebagaimana yang terungkap dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga GMKI, maka nampak bahwa GMKI memiliki tanggung jawab untuk memenuhi panggilan imannya kepada Tuhan dan panggilannya ditengah-tengah Bangsa dan Negara Indonesia. Kedua panggilan ini terus menerus diperbaharui dan diaktualisasi sesuai dengan tantangan disetiap era.

Aktualisasi ini adalah dalam rangka mampu terus menerus memberikan pelayanan yang antisipatif ditengah-tengah perkembangan Perguruan Tinggi, Gereja dan Masyarakat dewasa ini. Mengingat perkembangan tersebut terus berlangsung maka perlu diadakan perekrutan anggota baru melalui Masa Perkenalan agar sistem pengkaderisasi terus berjalan.

Maka kami Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Luwuk membuka pendaftaran untuk teman² Mahasiswa/i untuk sama sama bergabung dalam GMKI Cabang Luwuk.

#Bangkit_Bergerak

#Kolaborasi_Berkelanjutan

Ut Omnes Unum Sint

Oleh : Yoldi Marsel Kalanding ( Sekfung Pedidikan Kader , BPC MB. 2020/2022 )

GMKI Kecam Kekerasan terhadap perempuan


Sekfung Pemberdayaan Perempuan GMKI CABANG LUWUK,
Masa Bakti 2020-2022, Anggely Adam


LUWUK, LUWUK POST- Dugaan kekerasan terhadap perempuan yang terjadi di Kecamatan Luwuk Utara mengundang rasa prihatian dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Luwuk.

Pengurus Cabang GMKI, Anggely Adam menyatakan, dugaan penganiyaan yang terjadi menjadi salah satu dari sekian banyak kasus kekerasan terhadap perempuan di Kota Luwuk. “Saya sangat prihatin kepada korban sebagai sesama kaum perempuan,” jelas Sekfung Pemberdayaan Perempuan GMKI Luwuk, masa bakti 2020-2022, Anggely Adam, Rabu (25/8).

Mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Kristen Luwuk Banggai ini berpendapat, kekerasan terhadap perempuan adalah tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Perempuan layak mendapatkan perlindungan. 

Karena itu, sebagai kader GMKI terus mendorong pemerintah agar mengesahkan RUU PKS. Sehingganya kasus seperti ini tidak terus meningkat, dan memberi payung hukum yang adil terhadap kaum perempuan. 

Ia berharap, kepada penegak hukum, agar kasus tersebut benar-benar diproses sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga memberikan efek jera terhadap pelaku. “Ini juga akan memberikan edukasi kepada orang lain untuk tidak melakukan hal yang sama,” tandasnya. (leb)

Sunday, April 18, 2021

GMKI Cabang Luwuk Rayakan Paskah Bersama Jemaat "Filadelfia" Dimon


BPC, Senior dan Anggota Foto Bersama Jemaat "Filadelfia" Dimon


Paskah adalah kemenangan Yesus Kristus atas kematian. Dimana Ia bangkit dan mengalahkan maut, dengan kata lain, kebangkitan Yesus Kristus berarti kehidupan kekal yang diberikan kepada umat manusia yang percaya. Paskah merupakan perayaan penting bagi umat Kristiani di seluruh dunia, tepatnya tiga hari setelah kematian Yesus Kristus di kayu salib. 

Paskah adalah perayaan orang-orang Israel saat memperingati Passover atau bulan purnama pertama setelah ekuinoks vernal.

Secara harfiah, Passover memiliki arti 'melewati' dan secara khusus dalam tradisi Yahudi merujuk pada perayaan pembebasan orang-orang Yahudi dari perbudakan Mesir.

Paskah juga menunjukan kuasa Allah atas kasih dan anugerah yang meluputkan umat milik-Nya dari maut. Dengan kata lain, Allah memberikan kepastian kebangkitan kekal di akhir zaman, melalui kebangkitan Kristus.

Kebangkitan Yesus yang telah mengubah jalan hidup manusia. Telah membawa perubahan status dan memberikan transformasi dalam peradaban hidup manusia dari waktu ke waktu maupun dari zaman ke zaman

Beragam rangkaian perayaan paskah dilaksanakan umat Kristiani di seluruh dunia. Tak terkecuali, sukacita paskah juga direpresentasikan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Luwuk dalam kegiatan paskah yang dilaksanakan di Jemaat Filadelfia Dimon. mulai Jumat, 16 April sampai dengan Minggu 18 April 2021.

GMKI yang adalah wadah dengan ideologi oikumenism nasionalism, menyadari bahwa pelayanan tanpa memandang denominasi gereja merupakan congkak utama bagi warga gereja dalam mempertahankan nilai kehidupan yang menghagai pengorbanan Sang Juruselamat di kayu salib.

GMKI Cabang Luwuk melalui Gerakannya kongkretnya melakukan beberapa tahapan kegiatan yang di harapkan dapat membawa nilai dan output positif dalam menunjang pelayanan di jemaat Filadelfia Dimon. Selain rangkaian ibadah paskah yang dilakukan di gedung Gereja, kegiatan lainnya diantaranya melakukan bakti sosial pengecoran gedung pastori, pelayanan ke rumah - rumah jemaat dan penyerahan tali kasih. 

Selain daripada itu, Perayaan paskah bersama Jemaat Filadelfia Dimon dalam kegiatan tersebut merupakan

dukungan penuh GMKI terhadap keberlangsungan persekutuan dan pelayanan meski ditengah keterbatasan akses dan prasarana. Diharapkan dengan dukungan dan kontribusi GMKI Cabang Luwuk dengan sedikit kemampuan di tengah keterbatasannya, persekutuan di jemaat tersebut boleh lebih maju lagi dan Nama Tuhan Selalu di permuliakan. Tinggi Iman, Tinggi Ilmu, Tinggi Pengapdian.

Ut Omnes Unum Sint

Oleh : JUANDIKE DADUNG, S.H (Kepala Bidang Aksi dan Pelayanan, BPC MB. 2020/2022)