Selamat datang

GMKI LUWUK ►►PERHATIAN WEB INI MASIH TAHAP PERBAIKAN sebagian button mungkin tidak berfungsi!!!
Showing posts with label Aksi dan Pelayanan. Show all posts
Showing posts with label Aksi dan Pelayanan. Show all posts

Monday, December 21, 2020

GMKI Cabang Luwuk Berbagi Sukacita Natal

 

gmkicabangluwuk.blogspot.com
Badan Pengurus Cabang bersama dengan Anak-anak Panti Asuhan Kasih Bunda

Pandemik belum berakhir, pilu dan rasa duka masih menyelimuti. Peristiwa dan musibah bersamaan terjadi dimana mana. Ekonomi mengalami kemerosotan, Finansial mengalami keterpurukan, proses pendidikan terhambat dan banyak aspek lainnya dari kehidupan manusia ikut terganggu termasuk sosial dan budaya yang dibatasi. 

Namun, Nyanyian Natal semakin riuh terdengar pertanda Hari Natal, Hari Kelahiran Yesus Kristus sebentar lagi tiba. Semua kegundaan berat terobati oleh penggenapan janji Allah melalui anakNya yang di beri nama Imanuel tentu membawa kebahagiaan tersendiri bagi umat Kristen meski di tengah ujian berat.

Sukacita dan damai sejahtera terbaca di setiap raut wajah umat Kristiani, tak terkecuali demikian pula yang dirasakan oleh Keluarga Besar GMKI Cabang Luwuk.

Jumat, 18 Desember 2020 . . .

Keluarga Besar GMKI Cab. Luwuk melaksanakan ibadah Natal di Panti Asuhan Axel Moses sebagai ekspresi iman dari antusias menyambut Natal 2020. Tugas pelayanan GMKI merupakan eksistensi dari gerakan oikumenisme di tengah peradaban warga gereja. Bersama adik - adik panti berbagi kasih dan sukacita Natal, meski masih dalam bingkai pandemi covid-19. Akan tetapi tidak menjadi penghalang bagi kita selaku umat beragama untuk saling melengkapi dan memberi penguatan serta penghiburan. 

Sabtu, 19 November 2020 . . .

Rekan - rekan BPC bersama Anggota GMKI Cab. Luwuk berkunjung ke Panti Asuhan Kasih Bunda dengan berbagi kasih dan kebahagiaan Natal bersama adik - adik yang ada disana. Melalui sukacita Natal ini, diharapkan dapat memupuk pertumbuhan Iman bersama yang berorientasi pada kepedulian sesama manusia, sebagaimana meneladani karakter Yesus Kristus Sang Kepala Gerakan.

Dilanjutkan . . .

Agenda silaturahmi GMKI Cab. Luwuk bersama Ketua Sinode GKLB, Bapak Pdt. Moses Hataa. Sekaligus konsolidasi terkait langkah bersama yang akan diambil terkait musibah kebakaran kampus STAK yang terjadi beberapa hari kemarin.

Kedatangan GMKI disambut baik dan mendapatkan apresiasi dari Ketua Sinode GKLB. Dalam pertemuan yang terjadi beliau menyampaikan harapan untuk kedepannya dapat berkolaborasi dan bersinergi bersama serta membutuhkan peran serta GMKI selaku organisasi kader yang turut memiliki peran penting dalam dinamika perkembangan.

Wujud nyata peran generasi milenial sebagai kaum yang memiliki produktifitas dan inovasi tinggi dalam melahirkan ide - ide, diharapkan mampu membawa perubahan ditengah tengah gereja dan masyarakat pada era bonus demografi.

GMKI selaku mitra Gereja yang juga anak kandung Gereja itu sendiri menyadari betul akan tanggung jawab terhadap keberlangsungan dunia pendidikan. Berkontribusi dalam menghadapi tantangan dalam dinamika perkembangannya tak terkecuali ikut memikirkan pemulihan dan percepatan efektifitas pembelajaran mahasiswa STAK LB dalam pendidikannya. 

Perguruan tinggi yang mana adalah benteng moral dan mahasiswa adalah agent of moral force serta Iron stok bagi gereja itu sendiri. Maka penting hal tersebut di tindak lanjut sebagai upaya kongkrit GMKI selaku organisasi mitra dengan segala ide gagasan yang diharapkan dapat membantu..

Oleh : Juandike Dadung, SH (Kabid Aksi & Pelayanan

Sunday, November 29, 2020

GMKI Cabang Luwuk, MENGECAM

 

Juandike Dadung, S.H - (Kabid Aksi dan Pelayanan, BPC GMKI Cabang Luwuk)


Peristiwa pilu sekaligus tidak manusiawi kembali terjadi diakhir penghujung bulan November. Ditengah gencaran pandemi Covid-19 yang juga tidak kalah memilukan, kini ditambah lagi dengan peristiwa yang menimpa Saudara(i) yang berada di Lembantongoa, Kec. Palolo Kab. Sigi, Prov. Sulawesi Tengah. Peristiwa yang terjadi di tengah situasi yang tidak biasa, dewasa ini menyita perhatian dan rasa duka yang mendalam dari masyarakat Sulawesi Tengah khususnya.

Bagaimana tidak, pembunuhan satu keluarga yang menewaskan 4 orang dan 7 rumah warga termasuk Gedung Gereja Bala Keselamatan yang di bakar tanpa rasa empati. Ini jelas sangat memilukan dan juga menggores hati kecil kami, Mahasiswa, Pemuda dan seluruh unsur Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Luwuk yang tentunya memiliki peran tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas keamanan warga Negara bersama dengan elemen penting di Negara Indonesia yang kami cintai ini.

Peristiwa yang diduga dilakukan oleh OTK ini menjadi refleksi bagi kita sebagai warga Negara Indonesia, untuk sama - sama menjaga persatuan, kesatuan dan keamanan, pertahanan Negara guna menangkal pengaruh yang hendak memecah belah dan mengganggu stabilitas keamanan NKRI. Tindakan kriminal seperti ini menjadi dugaan kuat menjurus pada terorisme yang tentunya sangat tidak mencerminkan keberadaban, perikemanusiaan dan nilai - nilai sosial yang berorientasi pada ideologi Pancasila.

Dengan peristiwa tersebut, kami GMKI Cabang Luwuk menyatakan mengecam dan mengutuk dengan tegas dan keras tindakan pelaku terhadap warga di Lembantongoa, yang telah mengakibatkan korban nyawa dan materi. Bersamaan dengan ini kami menyampaikan :

1.  Perasaan turut berduka cita yang sangat dalam kepada korban, keluarga korban dan seluruh masyarakat Lembantongoa yang mengalami musibah tersebut. Allah Bapa, Yesus Kristus dan penyertaan Roh Kudus akan selalu memberikan penghiburan sejati bagi kita yang sedang berduka.

2.  Peristiwa tersebut murni adalah pelanggaran HAM dan tindakan melawan Hukum yang harus segera ditangani secara komprehensif dan tegas.

3.  Mengapresiasi dengan setinggi - tingginya tindakan cepat dan sigap pemerintah, aparat Kepolisian dan TNI atas laporan, penanganan dan perlindungan terhadap warga setempat.

4.    Meminta kepada pihak Kepolisian dan TNI :

a. Mengusut tuntas dan menangkap pelaku pembunuhan dan pembakaran di Lembantongoa Kec. Palolo, Kab Sigi, Sulawesi Tengah.

b. Bersinergi membetuk Tim Satgas, membangun Pos Keamanan dan memperketat penjagaan di rumah - rumah ibadah menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

c.Memperkuat dan atau mengaktifkan kembali BABINKAMTIBMAS di desa dan atau kelurahan.

5.   Meminta kepada BNPT untuk mengusut dan mendalami jaringan yg terindikasi memiliki keterlibatan dalam kasus tersebut yang menjurus pada tindakan terorisme.

6.  Meminta kepada Pemda setempat untuk membantu, mendampingi dan menjamin keamanan keluarga korban dan masyarakat yang mengalami peristiwa tersebut

7.  Meminta kepada Pemerintah, Kepolisian, TNI dan BNPT untuk meningkatkan upaya preventif dalam menangkal gerakan - gerakan radikalisme dan terorisme yang mengancam kemaslahatan dan keutuhan NKRI. Agar peristiwa Lembantongoa tidak terulang lagi di kemudian hari.

8.    Serta mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk sama - sama mengawal kasus tersebut sampai pelaku dijatuhi hukuman yang setara dan setimpal dengan perbuatannya.


Harapan kami, kiranya para pelaku segera tertangkap dan di adili dengan seadil - adilnya. Agar tidak menimbulkan keresahan dan kekawatiran di tengah masyarakat, khususnya bagi umat kristiani yang sebentar lagi akan memasuki bulan Perayaan Natal dengan segala kesibukan kegiatan dalam menghadapi Hari Natal, 25 Desember 2020 dan Tahun Baru, 1 Januari 2021.

Juga Mengajak kepada seluruh unsur masyarakat untuk segera melaporkan atau menginformasikan apabila ada hal - hal yang mencurigakan. Sehingga tindakan kejahatan yang teroganisir dan terencana dapat di tangkal secara cepat dan tepat guna tercipatanya kondisi yang kondusif dan aman.

"Ut Omnes Unum Sint"

 Oleh : Juandike Dadung, S.H - (Kabid Aksi dan Pelayanan, BPC GMKI Cabang Luwuk)

 



Saturday, January 14, 2017

GMKI CABANG LUWUK LAKUKAN AKSI BERSAMA KELOMPOK CIPAYUNG PLUS KAB. BANGGAI




Pada Tanggal  13 Desember 2016 bertepatan dengan 1 bulan terjadinya peristiwa bom di gereja Oikoumene Samarinda. GMKI Cabang Luwuk yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus yang ada di kota Luwuk Kab. Banggai SULTENG, melaksanakan kampanye stop kekerasan terhadap perempuan dan aksi solidaritas kebangsaan. Dalam kegiatan tersebut hadir pimpinan organisasi Cipayung Plus diantaranya bung Mahmud (HMI Cab. Luwuk) bung Adrian (IMM Cab. Luwuk) dan Bung Nawi (GMNI Cab . Luwuk ) beserta dengan pengurus dan anggotanya masing-masing. Aksi yang dimulai pada pukul 18:00 WITA di sekretariat GMKI Cab. Luwuk, kemudian berlanjut diperempatan lampu merah (depan RUJAB ketua DPRD Kab Banggai) ditempat ini perwakilan tiap organisasi baik dari GMKI, HMI,GMNI,IMM menyampaikan orasi mengenai isu kekerasan terhadap kaum perempuan, mereka mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada kaum perempuan agar bisa memperoleh hak hidupnya dan terhindar dari upaya-upaya kekerasan, penindasan, pelecehan karena ditengah arus globalisasi yang semakin kencang belakangan ini kaum wanita kebanyakan hanya dijadikan sebagai objek pelampiasan hawa nafsu dan emosi sesaat dan mengabaikan hak-hak hidup yang seharusnya mereka peroleh. Disamping itu juga dalam orasi tersebut disampaikan supaya kaum wanita juga bisa bekerja sama dan membangun hubungan yang serasi dengan kaum pria, supaya tercipta kesetaraan yang harmonis. Selain berorasi, dalam kegiatan aksi ini mereka juga membagikan stiker dan setangkai bunga kepada pengguna jalan sebagai simbol perlindungan terhadap kaum perempuan.
Setelah kurang lebih 90 menit berkampanye, masa aksi solidaritas ini kemudian melanjutkan aksinya dengan berjalan kaki sejauh 200 M menuju ke Bundaran Tugu Adipura untuk berkampanye mengenai isu kebangsaan. Dalam kesempatan tersebut bung Mahmud (ketua HMI Cab. Luwuk), Yosafat Lakunsing (Ketua GMKI Cab. Luwuk), Adrian (ketua IMM Cab. Luwuk), bung Nawi (GMNI Cab. Luwuk) secara bergantian menyampaikan orasinya mereka menyuarakan apa yang menjadi kondisi Bangsa Indonesia Sejak Terlahirnya, dimana kehidupan berdemokrasi, Kerukunan Antar Beragama, Budaya keberagaman telah Menyatu dalam Bhineka Tunggal ika terus menjadi slogan bagi Indonesia Sampai Sekarang ini, belakangan nuansa keindahan dalam rangka hidup bersama diperhadapkan dengan munculnya faksi-faksi gerakan. Seharusnya kesamaan atas dasar bangsa yang berdikari, berbudaya, berdemokrasi dan berkeadilan menjadi acuan lahirnya persatuan sehingga mampu mengatasi berbagai masalah bahaya konflik SARA, sectarian, radikalisme, terorisme yang memanfaatkan potensi kepelbagaian yang dimiliki.
Melalui kesempatan tersebut kelompok Cipayung plus mengajak tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda tetap melakukan langkah-langkah konkret dan komunikasi yang intens sekaligus mengumandangkan suara kebenaran dengan terus menyerukan perdamaian dan persatuan dalam semangat ke-bhinekaan untuk menjaga NKRI dari upaya-upaya provokasi yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, aksi solidaritas ini diakhiri dengan pemasangan lilin untuk menghayati arti natal, serta penyampaian doa secara bergantian yang disampaikan oleh  Ketua HMI Cab. Luwuk Mahmud dan nona Nurliana Kuban (Kabid PKK & PKP GMKI Cabang Luwuk), doa dilakukan dengan hikmat dengan penuh penghayatan.
Setelah penyampaian doa, tepat pukul 21 : 26 WITA masa aksi yang berjumlah 50 an orang kemudian bergerak kembali ke sekretariat GMKI Cab. Luwuk untuk beramah – tamah dan beristirahat. -Wandy

Thursday, March 20, 2014

GMKI Cabang Luwuk gelar Diskusi : Memaknai Politik sebagai Etika untuk melayani

Shalom. Wujud kepedulian GMKI terhadap pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia, GMKI Cabang Luwuk melaksanakan Diskusi Publik dengan topik "Memaknai politik sebagai etika untuk melayani". Diskusi yang dilaksanaka pada Rabu, 19 Maret 2014 di Gedung Graha PKK Luwuk usai acara pelantikan BPC GMKI Luwuk Masa Bakti 2013-2015 ini menghadirkan nara sumber yaitu : Bapak Saut H. Sirait (Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu RI) dan bung Supriadi Narno (Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI).

Sunday, February 9, 2014

GMKI Cabang Luwuk Gelar Malam Doa Bagi 7 Relawan GMKI dan Korban Bencana di Indonesia



Shalom. Mengenang perjuangan pengabdian 7 (tujuh) saudara-saudari GMKI Cabang Kutacane dan Kabanjahe yang gugur dalam tugas kemanusiaan membantu korban pengungsian akibat erupsi Gunung Sinabung pada tanggal 1 Februari 2014 dan para korban bencana alam di Indonesia, pada hari Sabtu, 8 Februari 2014 yang merupakan hari terakhir GMKI berkabung secara nasional, GMKI Cabang Luwuk melaksanakan malam doa.

Tuesday, February 4, 2014

GMKI Berkabung Nasional, GMKI Cabang Luwuk Kibarkan Bendera Organisasi Setengah Tiang

 

Shalom. Menyikapi seruan Pengurus Pusat GMKI terkait meninggalnya 7 (tujuh) orang anggota GMKI yang menjadi relawan Erupsi Gunung Sinabung, GMKI Cabang Luwuk melaksanakan beberapa kegiatan yaitu:
  1. Mengibarkan bendera organisasi GMKI setengah tiang selama 7 hari di Sekretariat GMKI Cabang Luwuk, Jalan Tanjung Santigi No. 12 Kelurahan Karaton Luwuk.
  2. Menjalankan les sumbangan duka kepada para senior dan anggota GMKI
  3. Melaksanakan Doa Penghiburan pada hari Sabtu, 8 Februari 2014 jam 19.30 di Gedung Asput GKLB Luwuk.

Thursday, January 23, 2014

Aksi Peduli Bencana Oleh GMKI Cabang Luwuk

Shalom. GMKI Cabang Luwuk ikut prihatin dengan kondisi Negara Kesatuan Republik  Indonesia yang saat ini sedang ditimpa bencana alam antara lain, erupsi Gunung Sinabung, banjir dan longsor. Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana alam khususnya banjir dan longsor yang terjadi di Sulawesi Utara, GMKI Cabang Luwuk melaksanakan Aksi Penggalangan Bantuan dengan turun ke jalan mengumpulkan sumbangan dari masyarakat Kabupaten Banggai di Luwuk.

Saturday, September 22, 2012

Ketua Komisi Yudisial RI Hadir dalam Seminar Nasional GMKI Cabang Luwuk




Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) yang bekerja sama dengan Komisi Yudisial Republik Indonesia menyelenggarakan Seminar Nasional dengan topik “Menuju Keadilan dan Pluralisme diantara rapuhnya Penegakan Hukum” pada hari Jumat, 21 September 2012 di Gedung Graha PKK/eks Genas Luwuk Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah. Hadir sebagai pembicara yaitu Prof. Dr. H. Eman Suparman, S.H., M.H. (Ketua Komisis Yudisial Republik Indonesia), H. M. Sofhian Mile, S.H., M.H. (Bupati Banggai) dan Dr. Daniel Yusmic P. Foekh, S.H., M.H. (Wakil Dekan Fakultas Hukum UNIKA Atmajaya Jakarta).
Seminar Nasional ini diawali dengan Doa yang dipimpin oleh Pdt. N. Mbatono, S.Th. dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua BPC GMKI Luwuk ( Imanuel Monggesang, SE. ), Bupati Banggai ( H. M. Sofhian Mile, S.H., M.H.), Pengurus Pusat GMKI ( Santo Gotia, SH ) dan Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia ( Prof. Dr. H. Eman Suparman, S.H., M.H. ) sekaligus membuka secara resmi Seminar dengan ditandai pemukulan gong dan penyerahan cindera mata dari Komisi Yudisial kepada PP GMKI.
Kegiatan seminar yang dipandu moderator Pdt. O. Djaka, S.Th. ini dihadiri kurang lebih 250 orang yang terdiri dari Senior Members GMKI, Anggota GMKI Cabang Luwuk, Forum Komunikasi Musyawarah Pimpinan Daerah Kab. Banggai, Ketua Pengadilan Negeri Luwuk, Pejabat birokrasi di lingkungan Pemkab. Banggai, Jaksa, Hakim, Advokat, Tokoh-tokoh Agama, Akademisi, Organisasi Kemasyarakatan Pemuda, Mahasiswa, Pelajar, Pemuda Gereja dan undangan lainnya.
Ketua Komisis Yudisial RI sebagai pembicara pertama selain memaparkan tentang keberadaan Lembaga Negara Komisi Yudisial RI juga menekankan pentingnya peranan masyarakat dalam mengawasi aparat penegak hukum, termasuk GMKI sebagai OKP mitra Komisi Yudisial dalam mengawasi hakim, selanjutnya Bupati Banggai sebagai pembicara kedua menguraikan keadilan dimulai dari reformasi dibidang ekonomi, politik dan hukum dimana banyak aturan yang tumpang tindih serta pluralisme merupakan sebuah keniscayaan dan tidak perlu diperdebatkan lagi. Sebagai pembicara terakhir Dr. Yusmic lebih menekankan pada soal pengadaan tanah untuk kepentingan publik yang akhir-akhir ini sering menjadi sumber konflik horizontal maupun vertikal apalagi dengan lahirnya UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.
Seluruh rangkaian kegiatan seminar ini diakhiri dengan pembagian sertifikat kepada peserta yang hadir. Selain kegiatan seminar ini, Komisi Yudisial RI juga memberikan Pelatihan Pengawasan Terhadap Hakim kepada seluruh kader GMKI Cabang Luwuk pada keesokan harinya ditempat yang sama oleh Firmansyah Arifin, SH seorang Tenaga Ahli Komisi Yudisial. *IM/KC