Selamat datang

GMKI LUWUK ►►PERHATIAN WEB INI MASIH TAHAP PERBAIKAN sebagian button mungkin tidak berfungsi!!!

Saturday, May 20, 2017

Sekfung PKP Membawakan Diskusi Tentang Keperempuanan

https://gmkicabangluwuk.blogspot.com
Diskusi Tentang Keperempuanan GMKI Cab. Luwuk


LUWUK- Pada tanggal 17 Mei 2017 Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cab. Luwuk melaksanakan kegiatan Diskusi yang bertemakan "Mengapa Hari Perempuan Internasional Harus Diperingati?" kegiatan yang berlangsung pada malam hari jam 19:00 WITA, bertempat dikompleks Tontoan.

Kegiatan yang  dihadiri oleh Ketua Cabang GMKI Yosafat C. Lakunsing, BPC, serta beberapa Anggota GMKI lain. diskusi yang di Pimpin oleh Sekfung Peningkatan Kapasitas Perempuan (PKP) Imelda Setu menjelaskan bahwa  hari perempuan internasional yang diperingati pada setiap 8 Maret bertujuan untuk meciptakan kesejahteraan jender secara utuh diseluruh dunia, Namun pada nyatanya sekarang ini tujuan itu belum dapat terealisasi ini dibuktikan dengan upah yang berbeda jauh dengan Pria diseluruh dunia. Perempuan masih tidak diperlakukan secara tidak adil bahkan yang lebih parahnya perempuan menjadi korban kekerasan terhadap kaum laki-laki baik itu dalam keluarga, sepasang kekasih, maupun tindakan-tindakan lainnya.

menurut sekertaris cabang Egi Afrianter Litan faktor yang mempengaruhi tindak kekerasan terhadap perempuan karena ketidak adanya kesadaran satu dengan yang lain. sehingga rentan akan tindak kekerasan dan faktor yang juga sangat mempengaruhi ialah kebutuhan ekonomi yang menghimpit, sehingga dibutuhkan kesadaran agar terciptanya suasana harmonis baik kelurga maupun dalam hubungan berpacaran."tuturnya"
 
Kaum perempuan sekarang hanya dipandang sebagai objek yang lemah, sehingga kadang Posisi tertentu baik dalam perusahaan maupun jenis pekerjaan lainnya kadang dilakukan oleh kaum pria. Namun Menurut Ketua Cabang Yosafat C. Lakunsing jauh sebelum itu ada beberapa perempuan yang hebat yang pernah berjasa bahkan menjadi seorang pemimpin pada masa itu seperti R.A Kartini, Dewi Sartika, bahkan dalam Alkitabpun menjelaskan ada beberapa perempaun hebat seperti Debora yang menjadi hakim untuk memerintah bangsa israel pada masa itu, bahkan sekarang ini yang kita kenal seperti Menteri Keuangan Sri Muliyani Menteri Keungan dan Susi Pujiastuti Menteri Kelautan dan Perikanan.

Ini menandakan bahwa GMKI Cab. Luwuk harus menyikapi hal tersebut untuk membangun kembali semangat keperempuanan agar menjadi pelopor bahkan pemimpin dimasa  akan datang
bahwa perempuan sebenarnya mampu menjadi lebih baik asal mau berusaha dan berkeinginan untuk berkembang, agar dimana perempuan tidak lagi dipandang sebelah mata oleh kaum laki-laki, dan juga agar terciptanya hubungan baik saling menghargai bahwa kita Hidup untuk saling melengkapi.


Ut Omnes Unum Sint 



Wednesday, February 22, 2017

Kegiatan GMKI Bersama Jemaat Bukit Kasih Boyou


Shaloom …

Pada tanggal 5 Februari 2017 GMKI Cabang Luwuk bertempat di Jemaat Bukit  Kasih Boyou mengadakan beberapa kegiatan untuk menyambut dan merayakan Dies Natalis GMKI yang  ke-67 yang jatuh pada tanggal 9 Februari 2017. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 wita yang diawali dengan ibadah anak sekolah minggu yang ada dijemaat tersebut. ibadah dipimpin oleh beberapa anggota GMKI yang berasal dari mahasiswi STTSTARS’Lub. Diantaranya nona Frita, nona Ria,nona Sesi, dan nona Elen. Ibadah tersebut disambut antusias oleh anak-anak sekolah minggu yang sempat hadir.


https://gmkicabangluwuk.blogspot.com
Ibadah Sekolah Minggu Bersama Anggota GMKI

Pembacaan Alkitab pada ibadah tersebut terdapat pada kitab Amsal 23:17-18 dengan Bunyi sebagai berikut 17"JanganlahHatimuirikepada orang-orang yang berdosa, tetapitakutlahakanTuhan senantiasa. 18 Karena Masa depan sungguada,  dan Harapanmu tidak akan hilang.

https://gmkicabangluwuk.blogspot.com


Selanjutnya pada pukul 09:00 WITA dilaksanakan badah umum bersama dengan Jemaat Bukit Kasih Boyou. Dalam ibadah tersebut dihadiri Oleh Ketua Cabang GMKI Luwuk Yosafat C Lakunsing Dan Sekretaris Cabang EgiAfrianter Litan bersama Pengurus dan Anggota

https://gmkicabangluwuk.blogspot.com
Senior GMKI sedang membawakan Materi

Setelah Ibadah Umum selesai pada Pukul 10.00 WITA GMKI dilanjutkan kegiatan yaitu Seminar Kesehatan yang diBawa Oleh Narasumber Senior GMKI Erna Margaretha Dalim, SKM dengan TemaPencegahan Penyakit Komplikasi dan penyalagunaan NAPZA bagi Kalangan AnakMuda”.Dalam seminar tersebut narasumber memberikan pengetahuan mengenai penyakit komplikasi yang dalam dunia medis sendiri adalah perpaduan lebih dari satu penyakit di dalam tubuh seseorang dalam waktu yang sama. Komplikasi disebabkan olehpenyakit awal yang tidak berujung sembuh kemudian menjalar mengakibatkan munculnya penyakit lain.Ciri-ciri penyakit komplikasi ialah mengalami kebutaan, merasa lelah, Hipertensi, dan Hipoglikemia. Untuk mengatasi penyakit komplikasi tersebut ada beberapa cara yang  dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan beberapa obat tradisional seperti kulit manggis dan daun sirsak, Kulit manggis sendiri kaya akan Vitamin B1,B2, sedangkan didalam daun sirsak terdapat kandungan yang bernama Annonaceous Acetogenin yang berfungsi mampu meningkatkan system kekebalanTubuh dan mencegah infeksi yang mematikan sel kanker dengan aman.

Sementara dalam sesi berikut narasumber menjelaskan mengenai bahaya NAPZA bagi anak muda NAPZA, sendiri adalah Singkatan Dari Narkoba, Psikotropika, dan ZatAditif yang merupakan JenisObat-obatan yang dapat mempengaruhi gangguan kesehatan danKejiwaan seseorang. secara umum adalah zat-zat kimiawi yang apabila dimasukan Ke DalamTubuh baik secara Oral maupun disuntik, dapat mempengaruhi pikiran, Suasana Hati, Perasaan dan Perilaku seseorang.

Narkoba Adalah suatu zat atau obat yang berasal dari Tanaman maupun Bukan tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang menyebabkan penurunan dan perubahan kesadaran, mengurangi dan menghilangkan rasa nyeri serta dapat menimbulkan ketergantungan secara Fisik maupun Psikologik.Psikotropika sendiri adalah setiap bahan baik alami ataupun buatan bukan Narkotika, yang berkhasiat Psikoaktif mempunyai pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang memnyebabkan perubahan khas pada aktifitas dan perilaku. Sedangkan Zat Adiktif yaitu bahan lain yang bukan Narkotika atau Psikotropika yang merupakan inhalasi yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan.           

Kegiatan seminar ini mendapat respon yang baik dari jemaat ketika sesi tanya jawab dibuka beberapa orang tua dan anak muda bergantian memberikan pertanyaan ataupun tanggapan. 

https://gmkicabangluwuk.blogspot.com
Sesorang Jemaat Sedang Mengajukan Pertayaan Tentang Penyakit Komplikasi

Setelah 2 Jam berlangsung Seminar akhirnya selesai pada Pukul 12:00 Wita dan diakhiri dengan Foto bersama dengan para MPH Jemaat, Vicaris beserta Jemaat Bukit kasih Boyou.

https://gmkicabangluwuk.blogspot.com
Foto Bersama MPH Dan Vicaris Jemaat Bukit Kasih Boyou 



Ut Omnes Unum Sint 

Saturday, January 21, 2017

Ibadah FKIP Universitas Tompotika Bersama GMKI Cabang Luwuk



http://multimediabanggai.blogspot.co.id/
Ibadah GMKI Bersama Biro Kerohanian FKIP Univesitas Tompotika

         Shaloom : Pada Tanggal 21 Januari 2017 GMKI Mengadakan Ibadah Bersama dengan Biro Kerohanian FKIP Untika Luwuk, Ibadah Dipimpin Oleh Saudara Oktodrianus Banetan (Ketua Biro Kerohanian FKIP). Dengan Renungan Pada kitab Amsal 4:23 "Jagalah Hatimu dengan segala Kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan" ,

http://multimediabanggai.blogspot.co.id
Sosialisasi GMKI Luwuk Kepada Mahasiswa FKIP Universitas Tompotika Luwuk


         Setelah Ibadah selesai berlangsung GMKI sendiri Melakukan Sosialisasi Kepada mahasiswa FKIP yang sempat Hadir, Sosialiasi dibawakan Oleh Minarto Kiki Kondo Selaku kabib Organisasi Dan Media Komunikasi, yang dimana Memperkenalkan GMKI Secara Singkat Kepada Mahasiswa FKIP yang ada diUniversitas Tompotika.



Ut Omnes Unum Sint 




        

        

Sunday, January 15, 2017

Pemilihan Careteker Pengurus Komisariat STT Stars'Lub


http://multimediabanggai.blogspot.co.id/
Pemilihan Pengurus Komisariat STT Stars'Lub

Shaloom : Pada Tanggal 13 Januari 2017 GMKI Cabang Luwuk Mengadakan Pembentukan Carteker Pengurus Komisariat untuk  STT Stars'Lub, sebelum melakukan pembetukan GMKI terlebih dahulu  mengadakan Ibadah bersama dengan Mahasiswa STT Stars'Lub, ini merupakan Ibadah Pertama GMKI Cabang Luwuk Di Tahun ini. Selain Mahasiwa Ibadah dihadiri oleh Bebarapa Senior GMKI dan Anggota.


http://multimediabanggai.blogspot.co.id/
Pengurus Komisariat STT Stars'Lub
 
         Setelah Ibadah Selesai GMKI melakukan Pembentukan Komisariat untuk  STT Stars'Lub, Pemilihan Dilakukan Melalui Voting Oleh Teman-Teman, setelah Melakukan Voting Yang begitu Lama. Terpilihnya Bung Bilsan Sebagai Ketua, Bung Adi Sebagai Sekertaris Dan Nona Nita Sebagai Bendahara Dan Anggota. Ini merupakan Pembentukan Pertama Kali untuk STT Stars'Lub.

       Didalam Pertemuan tersebut GMKI juga membahas beberapa Agenda yang akan dilakukan, Agenda yang Utama yang dilakukan adalah Tentunya Hari Ulang Tahun GMKI yang Ke-67 yang akan dlaksanakan Pada 9 Februari 2017.

Ut Omnes Unum Sint
       

Saturday, January 14, 2017

GMKI CABANG LUWUK LAKUKAN AKSI BERSAMA KELOMPOK CIPAYUNG PLUS KAB. BANGGAI




Pada Tanggal  13 Desember 2016 bertepatan dengan 1 bulan terjadinya peristiwa bom di gereja Oikoumene Samarinda. GMKI Cabang Luwuk yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus yang ada di kota Luwuk Kab. Banggai SULTENG, melaksanakan kampanye stop kekerasan terhadap perempuan dan aksi solidaritas kebangsaan. Dalam kegiatan tersebut hadir pimpinan organisasi Cipayung Plus diantaranya bung Mahmud (HMI Cab. Luwuk) bung Adrian (IMM Cab. Luwuk) dan Bung Nawi (GMNI Cab . Luwuk ) beserta dengan pengurus dan anggotanya masing-masing. Aksi yang dimulai pada pukul 18:00 WITA di sekretariat GMKI Cab. Luwuk, kemudian berlanjut diperempatan lampu merah (depan RUJAB ketua DPRD Kab Banggai) ditempat ini perwakilan tiap organisasi baik dari GMKI, HMI,GMNI,IMM menyampaikan orasi mengenai isu kekerasan terhadap kaum perempuan, mereka mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk memberikan kesempatan kepada kaum perempuan agar bisa memperoleh hak hidupnya dan terhindar dari upaya-upaya kekerasan, penindasan, pelecehan karena ditengah arus globalisasi yang semakin kencang belakangan ini kaum wanita kebanyakan hanya dijadikan sebagai objek pelampiasan hawa nafsu dan emosi sesaat dan mengabaikan hak-hak hidup yang seharusnya mereka peroleh. Disamping itu juga dalam orasi tersebut disampaikan supaya kaum wanita juga bisa bekerja sama dan membangun hubungan yang serasi dengan kaum pria, supaya tercipta kesetaraan yang harmonis. Selain berorasi, dalam kegiatan aksi ini mereka juga membagikan stiker dan setangkai bunga kepada pengguna jalan sebagai simbol perlindungan terhadap kaum perempuan.
Setelah kurang lebih 90 menit berkampanye, masa aksi solidaritas ini kemudian melanjutkan aksinya dengan berjalan kaki sejauh 200 M menuju ke Bundaran Tugu Adipura untuk berkampanye mengenai isu kebangsaan. Dalam kesempatan tersebut bung Mahmud (ketua HMI Cab. Luwuk), Yosafat Lakunsing (Ketua GMKI Cab. Luwuk), Adrian (ketua IMM Cab. Luwuk), bung Nawi (GMNI Cab. Luwuk) secara bergantian menyampaikan orasinya mereka menyuarakan apa yang menjadi kondisi Bangsa Indonesia Sejak Terlahirnya, dimana kehidupan berdemokrasi, Kerukunan Antar Beragama, Budaya keberagaman telah Menyatu dalam Bhineka Tunggal ika terus menjadi slogan bagi Indonesia Sampai Sekarang ini, belakangan nuansa keindahan dalam rangka hidup bersama diperhadapkan dengan munculnya faksi-faksi gerakan. Seharusnya kesamaan atas dasar bangsa yang berdikari, berbudaya, berdemokrasi dan berkeadilan menjadi acuan lahirnya persatuan sehingga mampu mengatasi berbagai masalah bahaya konflik SARA, sectarian, radikalisme, terorisme yang memanfaatkan potensi kepelbagaian yang dimiliki.
Melalui kesempatan tersebut kelompok Cipayung plus mengajak tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda tetap melakukan langkah-langkah konkret dan komunikasi yang intens sekaligus mengumandangkan suara kebenaran dengan terus menyerukan perdamaian dan persatuan dalam semangat ke-bhinekaan untuk menjaga NKRI dari upaya-upaya provokasi yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, aksi solidaritas ini diakhiri dengan pemasangan lilin untuk menghayati arti natal, serta penyampaian doa secara bergantian yang disampaikan oleh  Ketua HMI Cab. Luwuk Mahmud dan nona Nurliana Kuban (Kabid PKK & PKP GMKI Cabang Luwuk), doa dilakukan dengan hikmat dengan penuh penghayatan.
Setelah penyampaian doa, tepat pukul 21 : 26 WITA masa aksi yang berjumlah 50 an orang kemudian bergerak kembali ke sekretariat GMKI Cab. Luwuk untuk beramah – tamah dan beristirahat. -Wandy